Warta‎ > ‎Kabar Terang‎ > ‎

Surahman: Kondomisasi = Liberalisasi Perzinahan

diposkan pada tanggal 1 Des 2013 19.50 oleh Humas PKS Coblong   [ diperbarui1 Des 2013 19.51 ]

Surahman Hidayat
Rencana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional yang menggelar Pekan Kondom Nasional (PKN) pada 1-7 Desember 2013 di 12 kota besar di Indonesia, salah satunya dengan membagi-bagikan kondom secara gratis kepada masyarakat, mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari anggota DPR RI, Surahman Hidayat.

Surahman Hidayat anggota komisi X DPR RI, ketika di hubungi di Jakarta, 1 Desember 2013, mengecam program penanggulang AIDS melalui sosialisasi pemakaian kondom kepada kepada masyarakat termasuk pelajar dan mahasiswa. "Secara tidak langsung, ini mengajarkan kepada masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa bahwa melakukan seks diluar pernikahan itu legal, asal menggunakan kondom" tegas Surahman.

''Hal itu akan berpotensi memicu perilaku seks bebas yang kontraproduktif. Kondomisasi berarti liberalisasi perzinahan yang akan mendatangkan kutukan Allah SWT, dan hidup tidak berkah" tegas Ketua Dewan Syariah Pusat PKS.

Surahman mengungkapkan sangat mendukung berbagai upaya penanggulangan penyakit AIDS akibat seks bebas di luar pernikahan melalui pendidikan, dengan pendekatan moral dan agama. ''Tetapi, dengan bentuk sosialisasi tentang bahaya seks sebelum menikah, seks bebas atau bergonta ganti pasangan seksual, pelacuran, pornografi, narkoba. Dan menjauhi perilaku Lesbi Gay Biseksual Transgender (LGBT) untuk menghindari resiko bahaya penularan virus HIV dan AIDS,'' tutup Surahman.


Sumber: Islamedia
Comments