Warta‎ > ‎Kabar DPC & DPRa‎ > ‎

Mabit Seluruh Kader DPC PKS Coblong

diposkan pada tanggal 9 Apr 2012 01.11 oleh Humas PKS Coblong   [ diperbarui13 Jan 2013 21.57 ]


Disela-sela libur akhir pekan yang panjang, DPC PKS Coblong hari Sabtu tanggal 7 April 2012 mengadakan Mabit Seluruh Kader untuk semua jenjang keanggotaan dan simpatisan. Acara mabit dilaksanakan di Masjid Al Manar, Jalan Puter Kelurahan Sadang Serang Kota Bandung, dimulai pukul 16.00 WIB berakhir hari Ahad, 8 April 2012 pukul 06.00 WIB.

Tema yang diusung pada acara mabit kali ini ialah Muroqobbatullah, pentingnya kesadaran akan 
pengawasan langsung dari Allah SWT. Sebelum materi dimulai, terlebih dahulu peserta mabit mengkhatamkan Al Quran secara bersama-sama.

Momen yang ditunggu-tunggu tentu acara dialog dan tanya jawab sebagai sarana menutut ilmu. Ada Salah satu peserta mabit melontarkan satu pertanyaan yang unik: "Apabila Allah SWT mengawasi langsung, mengapa masih memerlukan malaikat pencatat amal untuk mencatat setiap gerak-gerik manusia?". 

Jawaban yang disampaikan Ustadz sungguh mencerahkan logika: "Justru itulah tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Ibaratnya orang kaya, tentu memiliki asisten-asisten dan pembantu. Semakin kaya (berkuasa), asisten-asisten dan para pembantunya tentulah makin banyak dan makin terspesialisasi. Ada yang memasak, ada yang mencuci, ada yang tugasnya berkebun, ada yang tugasnya mencukur dan merapikan rambut saja, dan sebagainya. Sebenarnya orang kaya tersebut mampu untuk menyuci sendiri, masak sendiri, membersihkan rumahnya sendiri, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya. Tapi inilah cirinya kekuasaan, mampu mengatur dan memerintahkan yang lain. Demikian juga Allah SWT, Yang Maha Kuasa, tentu Allah berkuasa memerintahkan semua makhluknya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sudah ditetapkan oleh-Nya".

Akhirnya mabit DPC PKS Coblong ditutup dengan membaca Al ma'tsurat Kubro bersama-sama, lanjut dengan agenda Senam Nusantara yang rutin diselenggarakan di acara Car Free Day, depan Factory Outlet Bright, jalan Juanda Dago Bandung.


Comments