Warta‎ > ‎Pojok Inspiratif‎ > ‎

Keliling Dunia Itu Nyata

diposting pada tanggal 3 Okt 2013 21.28 oleh Humas PKS Coblong   [ diperbarui3 Okt 2013 21.29 ]

Keliling dunia
Kali ini PakHuman dapat inspirasi baru. Dalam perjalanan Bandung ke Bekasi dengan travel, PakHuman bertemu dengan Ibu yang kalau dilihat dari wajah usianya sudah 70-an tahun. Yang membuat ia begitu sederhana adalah pakaiannya yang berkerudung rapi. Kebayangnya pertama kali melihat sosok Ibu ini adalah nenek biasa yang sudah sadar agama karena usia. Tapi waktu duduk di sebelahnya dan dia sedang bicara dengan HP saya sungguh tercengang dengan apa yang ia ucapkan di HP, "Saya ingin terima beres urus surat-suratnya karena saya ingin ke Jerman". Sontak PakHuman bergumam dalam hati ini, nenek bukan sembarang nenek.

Sambil belajar banyak hal dari orang lain sekaligus ingin menjawab rasa penasaran tentang siapa sang nenek hebat ini, mulailah PakHuman melontarkan sapaan dan pertanyaan, "Lagi urus surat jual rumah, Bu." Kalimat pembuka PakHuman tidak meleset dari tebakan. "Iya Pak, saya jual rumah di Bandung, cuma suratnya repot ngurusnya karena tanahnya sewa ke pemda". Supaya ia mau cerita banyak tentang kaitannya dengan kenapa ke Jerman, PakHuman pancing dulu dengan berbagi cerita. "Di Indonesia sering macet ya Bu, di negara lain seperti China mana ada jalan tol cuma dua ruas seperti ini." Dia sudah mulai tertawa, menunjukkan pengalamannya tinggal di negara-negara lain cukup sering.

Jika orang yang baru kita kenal mau tertawa itu tandanya sudah klik, dan dia pasti akan cerita banyak hal. Pintu PakHuman untuk bertanya banyak hal tidak terhalang lagi. Apalagi dengan melihat usia, biasanya orang yang sudah berumur lebih itu akan sabar menceritakan pengalamannya, apalagi sesedikit kita berempati padanya.

Ia ke Jerman dalam rangka menengok anaknya yang tinggal di Jerman dan menikah dengan penduduk Jerman berketurunan Turki. Setiap tahun si Ibu tadi pasti ada jatah kesana. Di Jerman, rumah anaknya berseberangan dengan Perancis, jadi sesekali ia jalan-jalan ke Paris. Ia sudah naik haji dan setiap tahun ia umroh.

Tak hanya ke Jerman dan Perancis, anaknya juga ada yang tinggal di Amerika dan negara-negara lainnya. Anaknya total 8 orang. Yang jadi dokter dua orang. Selebihnya jadi dosen, internasional coach dan profesi sukses lainnya.

Cerita semakin menarik, karena si Ibu bercerita kisahnya ketika di Abu Dhabi, transit 3 hari dan menghabiskan waktunya untuk tamasya dengan naik mobil off road. Si Ibu diberi tas kresek oleh petugas off road. Dan si Ibu bertanya kenapa dikasih tas kresek. Alasannya, karena petugas tahu dia orang Indonesia, sehingga harus disiapin kresek jika mabuk.

Singkat cerita, dia sudah menjelajah seluruh negara, kecuali Amerika. Ia berkali-kali gagal urus visa ke sana, padahal salah satu anaknya di sana, cuma gara-gara ia mau memakai kerudung. Kata petugas visanya, teroris. Ia tidak menyerah, makanya ia menutupi kerudungnya dengan topi saat mencoba urus lagi. Tapi ia ditolak lagi, karena kalau memalai topi itu dikira akan mencari pekerjaan yang tentu jika sudah berumur akan susah diterima.

Bisa berkeliling dunia adalah bentuk dari sukses yang diimpikan banyak orang. Jika sudah menjadi seorang Ibu dan juga patuh dengan syariat Islam pun bisa juga kesampaian suksesnya. Ia adalah pensiunan di sebuah departement pemerintah dan suaminya seorang jaksa. Ketika PakHuman tanya apa rahasiaanya bisa sesukses itu sekaligus anak-anaknya juga sukses semua, ia menjawab, 

"Sejak menikah dengan suami hingga suaminya meninggal, ia selalu diajak oleh suaminya untuk sholat tahajud dengan rutin dan istiqomah". Suami jadi imam. Tak lupa membaca Al Qur'an dengan tartil dengan sebulan khatam. Dan perbanyak shodaqoh. Yang terakhir adalah tak lupa memperbanyak shalawat".

Subhanallah, rahasia di balik tergenggamnya dunia justru dengan memegang teguh sunnah-sunnah yang disyariatkan. Ayo jangan malas, perbanyak dan istiqomahkan amal ibadah jika mau sukses keliling duna :-).

*) gambar diambil dari keliling-dunia.com
Comments